Keranjang Anda kosong!

Potret Perempuan Islam Mesir Dalam Karya Novel-Novel Nawal El Sadawi (Kajian Feminisme Amina Wadud Muhsin) Penulis : Wida Al Fathur Diterbitkan oleh : PT Cahaya Bumi Mentari Islam memiliki titik temu dengan feminisme. Fenomena ketidakadilan terhadap perempuan membawa reaksi “kesadaran muslim terhadap realitas ketidakadilan gender yang dibentuk oleh masyarakat sendiri. Kesadaran tersebut mengarah kepada pemahaman…
Stok 100
Potret Perempuan Islam Mesir Dalam Karya Novel-Novel Nawal El Sadawi
(Kajian Feminisme Amina Wadud Muhsin)
Penulis : Wida Al Fathur
Diterbitkan oleh :
PT Cahaya Bumi Mentari
Islam memiliki titik temu dengan feminisme. Fenomena ketidakadilan terhadap perempuan
membawa reaksi “kesadaran muslim terhadap realitas ketidakadilan gender yang dibentuk oleh
masyarakat sendiri. Kesadaran tersebut mengarah kepada pemahaman bahwa ketidakadilan gender
bermula dari perbedaan penafsiran teks-teks agama. Harmonisasi antara teori feminisme sebagai
teori modern dan Islam yang memberikan solusi terhadap persoalan kemanusiaan melalui
keseimbangan perpsektif” laki-laki dan perempuan.
Nawal El Sadawi adalah seorang penulis feminis yang karyanya mendunia. Ia juga seorang dokter
muslim dari Mesir. Karyanya banyak mengangkat persoalan perempuan yang terjebak dalam
budaya patriaki. Mesir merupakan negara Islam yang menjadi latar cerita pada novel-novel Nawal
El Sadawi. Dalam karya novelnya, Mesir menunjukkan eksistensinya yang didominasi kaum laki-
laki. Ketiga novelnya yakni Perempuan di Titik Nol (1975), Jatuhnya Sang Imam (2003) dan Zeina
(2009) merupakan novel dengan isu yang sama yakni bagaimana tokoh perempuan banyak
mendapatkan ketidakadilan dalam budaya patriarki dengan mengatasnamakan slogan-slogan Islam,
seolah-olah nasib perempuan yang dinilai sebagai kelas dua merupakan kodrat dari Tuhan.
Ulasan
Belum ada ulasan.